Bicarakan dengan pasangan mempelai untuk pikirkan Shoot yang mereka ingin untuk dirakam pada hari indah mereka. Setelah itu, Konfirmasi gambar itu boleh dibuat atau tidak. Ini amat berguna untuk Shoot bersama keluarga mempelai.
2. Koordinator Foto Keluarga
Biasaannya pada hari perkahwinan suasananya terlalu meriah, kelam kabut & tertekan. Pihak keluaga mempelai akan berbaur untuk melayani tamu yang hadir. Jadi, cuba dapatkan bantuan pasangan pengantin untuk memilih beberapa pihak keluarga mempelai yang dapat menjadi Koordinator Foto Keluarga untuk mengumpulkan sanak saudara, kakek & nenek untuk famili shot @ group foto. Secara tidak langsung ini memudahkan kerja Fotografer dan mendapatkan hasil yang obyektif
3. Pelajari lokasi
Sehari sebelum pesta perkahwinan sebaiknya kita pelajari lokasi. Ini sangat membantu Fotografer dalam mendapatkan ide untuk shoot2 yang menarik dengan Objek2 yang tersedia dan mengenal pasti kehadiran cahaya (lighting) di lokasi kejadian.
4. Persiapan Awal adalah Kunci
Sangat banyak masalah yang terjadi pada pesta Perkahwinan - jadi Sang fotografer seharusnya siap sedia dalam setiap kemungkinan. Sediakan beberapa Backup Plan (Plan A, B, C). Sebagai contoh hari hujan, pastikan battery telah dicas (Flash & Dslr), format memori card, sediakan memori Card yang mencukupi, Pastikan semua semua tidak ada masalah dan dan tepat waktu berada di lokasi perkawinan dan minta susunan acara pada pihak keluarga atau panitia.
Ambil dokumentasi sedetail-detailnnya seperti Cincin, buku nikah bunga dan lain-lainya Oke mungkin segitu aja dulu semoga bermanfaat
6. Komunikasi
Tunjukan sampel hasil foto kepada calon pengantin sehingga ada komunikasi anatra fotografer dengan kliennya, Mintalah pendapat, kritik dan saran dari klien setelah foto dan album diserahkan

